Konsep Pendidikan Akhlak dalam Menanggapi Homoseksualitas: Studi Tafsir Tematik Ayat-Ayat Kaum Nabi Luth dan Pemikiran M. Quraish Shihab
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan akhlak dalam menanggapi homoseksualitas melalui studi tafsir tematik terhadap ayat-ayat kaum Nabi Luth serta penafsiran M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya fenomena homoseksualitas sebagai salah satu tantangan moral kontemporer yang memerlukan pendekatan pendidikan berbasis nilai-nilai Al-Qur’an. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif dan metode tafsir tematik (maudhu'i). Data penelitian diperoleh dari Tafsir Al-Mishbah sebagai sumber primer serta berbagai buku, jurnal, dan literatur yang relevan sebagai sumber sekunder. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis dan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa M. Quraish Shihab memandang kisah kaum Nabi Luth tidak hanya sebagai peringatan terhadap perilaku yang menyimpang dari fitrah manusia, tetapi juga sebagai pelajaran moral yang mengandung nilai-nilai pendidikan. Dari penafsirannya ditemukan empat konsep pendidikan akhlak, yaitu pendidikan menjaga fitrah manusia, pendidikan pengendalian hawa nafsu, pendidikan menerima nasihat dan kebenaran, serta pendidikan tanggung jawab moral. Konsep-konsep tersebut memiliki relevansi dalam pembentukan karakter peserta didik dan dapat dijadikan landasan dalam menghadapi berbagai tantangan moral di era kontemporer. Dengan demikian, pendidikan akhlak berbasis Al-Qur’an sebagaimana tercermin dalam penafsiran M. Quraish Shihab dapat menjadi salah satu pendekatan dalam membangun generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu menjaga nilai-nilai moral Islam.
Full Text:
PDFReferences
A, Muh Nasruddin, dan Junaid bin Junaid. 2024. “Prohibisi Homoseksual Dalam Al-Qur’an: Studi Analisis Tafsir Maqāṣidī.” JOURNAL OF QUR’AN AND HADITH STUDIES 12(2): 177–90. doi:10.15408/quhas.v12i2.34137.
Abdul Hayy al-Farmawi. 1996. Metode Tafsir Maudhu’iy: Perumusan Konsep Teristik Al-Qur’an. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Abū ‘Abdillāh Muḥammad bin Ismā‘īl al-Bukhārī. 2001. Shahih al-Bukhari. Beirut: Dar Thuq an-Najah.
Abū al-Ḥusain Muslim bin al-Ḥajjāj al-Naisābūrī. 1955. Shahih Muslim. Dar Ihya al-Turats al-Arabi.
Adlini, Miza Nina, Anisya Hanifa Dinda, Sarah Yulinda, Octavia Chotimah, dan Sauda Julia Merliyana. 2022. “Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka.” Edumaspul: Jurnal Pendidikan 6(1): 974–80. doi:10.33487/edumaspul.v6i1.3394.
Afsho, Nazhad, Akhmad Sulthoni, dan Ahmadiyah Saputra. 2024. “Musibah Kaum Nabi Luth dalam Al-Qur’an Menurut Tafsir Al-Misbah.”
Ahmad bin Hanbal. 2001. 14 Musnad Ahmad. Cairo: Muassasah al-Risalah.
Alamsyah, Agung, Hasbiyallah Hasbiyallah, dan Nanat Fatah Natsir. 2019. “Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Perilaku Homoseksual (Gay).” Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam 5(2, Sept): 139–49. doi:10.31943/jurnal_risalah.v6i1.117.
Asyuroh, Putri. 2022. “Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Fakultas Ushuluddin Adab Dan Humaniora Juni 2022.”
Baidan Nasruddin. 1998. Metodologi Penafsiran Al-Qur’an. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Daulai, Afrahul Fadhila. 2017. “TANGGUNG JAWAB PENDIDIKAN ISLAM.” 7(2).
Fathoni, Fathoni, Baiq Sarah, dan Ahmad Zulkifli. 2025. “Menavigasi Tantangan Pendidikan Agama Islam Di Era Global Dengan Teknologi Informasi Untuk Generasi Z.” Journal of Islamic Research and Studies 1(1): 1–5.
Hidayah, Septia Nur, dan Putri Malikul Sani. 2022b. “Pengaruh Nilai-Nilai Moral Terhadap Persepsi Penyimpangan Seksual: Studi Kasus Kisah Nabi Luth Dan Kaum Sodom Dalam Perspektif Al-Qur’an.” Al-I’jaz: Jurnal Kewahyuan Islam 8(1). doi:10.30821/al-i’jaz.v8i1.23441.
Hidayati, Ashri, Purwoko, dan Helmawati. 2025. “Pendidikan Akhlak Sebagai Inti Konsep Pendidikan Islam Dalam Pemikiran Al-Ghazali: Penelitian.” Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan 4(1): 2606–16. doi:10.31004/jerkin.v4i1.1764.
Iman, Muhammad Nuril, Mochamad Nurcholiq, dan A Qomarudin. 2025. “Brotherhood: Quraish Shihab’s Perspective in Tafsir Al-.”
Kementerian Agama RI. 2019. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.
“LGBTQ+ dalam Perspektif Fikih Kontemporer: Tantangan dan Solusi Dakwah Islam di Era Globalisasi.” UIN Alauddin Makassar. https://uin-alauddin.ac.id/tulisan/detail/lgbtq-dalam-perspektif-fikih-kontemporer--tantangan-dan-solusi-dakwah-islam-di-era-globalisasi-1124/1455 (Juni 27, 2026).
M. Quraish Shihab. 1996. Wawasan Al-Qur’an: Tafsir Maudhu’i atas Pelbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan.
M. Quraish Shihab. 2002a. 1 Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Tangerang: Lentera Hati.
M. Quraish Shihab. 2002b. 9 Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Tangerang: Lentera Hati.
M. Quraish Shihab. 2016. Yang Hilang dari Kita: Akhlak. Tangerang: Lentera Hati.
M. Quraish Shihab. 2021. 4 Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Tangerang: Lentera Hati.
Mestika Zed. 2014. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Mustaqim, Abdul. 2003. “HOMOSEKSUALDALAM TAFSm KLASIK DAN KONTEMPORER.”
Mustaqim, Abdul. 2016. “اللواط والسحاق في منظور القرا.”
Putri, Karisa, Waldi Nopriansyah, dan Winti Sari. “Analisis Pandangan Masyarakat Terhadap LGBT Di Indonesia.”
Rifqi, Muhammad Akmal Jauhar, Andri Nirwana An, Yeti Dahliana, Ainur Ra’in, dan Syamsul Hidayat. 2024. “Eksplorasi Tafsir Misbah terhadap Peran Pendidikan dalam Pembentukan Karakter.” Journal for Islamic Studies 7(3).
Riyadi, Eka Sugeng. 2019. “Dalam Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan.”
Sadiyah, Salis Harisatu, dan Diana Marlin. 2026. “Konsep Pendidikan Akhlak Dalam Islam.” Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 4(3): 1602–15. doi:10.61104/alz.v4i3.5503.
Salsabila, Selvi, Chelsyla Alviona, Eli Nuraisyah Harahap, dan Yusriyah. 2025. “Pendidikan Islam Kontemporer Dalam Nasehat Luqman.” IHSANIKA : Jurnal Pendidikan Agama Islam 3(2): 362–77. doi:10.59841/ihsanika.v3i2.2738.
Saputra, M Ilham, dan Zakiyah Nur Azizah. “Rekonstruksi Pendidikan Moral dalam Pendidikan Agama Islam untuk Menanggulangi Kemerosotan Moral Generasi Z.”
Saputra, M Ilham, dan Zakiyah Nur Azizah. “Rekonstruksi Pendidikan Moral dalam Pendidikan Agama Islam untuk Menanggulangi Kemerosotan Moral Generasi Z.”
Siti Nasim Jf, Aulia ‘Aisyah, dan Rita Sriayu. 2026. “MANUSIA DAN KEHIDUPAN DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM.” Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) 2(1): 328–37. doi:10.62567/ijis.v2i1.2161.
Sukmawati, Fitri, dan Sari Eka Pratiwi. 2020. “Disorientasi Seksual Dari Perspektif Psikologi Dan Agama Islam : Lesbian, Gay, Biseksual Dan Transgender.” Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah 14(1): 65–78. doi:10.24260/jhjd.v14i1.1772.
Supono, Eko, dan Joko Subando. 2026. “Implementasi Metode Pembiasaan Puasa Senin Kamis dalam Menguatkan Karakter Disiplin Siswi di Madrasah Tsanawiyah.” TSAQOFAH 6(2): 1818–30. doi:10.58578/tsaqofah.v6i2.8667.
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, dan Fatkhur Rohman. 2020. “Tanggung Jawab Pendidikan Perspektif Pendidikan Islam.” Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam 12(2): 171–80. doi:10.30596/intiqad.v12i2.5557.
Wardatun, Atun. 2009. “Pendidikan Islam Dan Tantangan Kontemporer: Beberapa Agenda Masa Depan.” Fitrah: Jurnal Studi Pendidikan 1(1). doi:10.47625/fitrah.v1i1.143.
Wirastho, Edy, dan Robiatul Mukaromah. 2019. “Perilaku Homoseksual Dalam Perspektif Tafsir Al-Azhar: Studi Analisis Kisah Nabi Luth.” Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir 3(2): 54–71. doi:10.58438/alkarima.v3i2.70.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Islamic Edu: Jurnal Pendidikan Agama Islam
index by:
Publish by:
Jl. Pondok Empat RT. 19 RW. 008, Loktabat Utara, Kota Banjarbaru Indonesia Kode Pos 70714. Email: [email protected]

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License